Ngabaso

Ngabring ka Sakola

Dinas Pemberdayaan Perempuan,
Perlindungan Anak dan Keluarga (DP3AKB)
Provinsi Jawa Barat 

Berjalan kaki ke sekolah adalah budaya kita sejak lama. Dengan membiasakan diri berjalan kaki ke sekolah, anak-anak diharapkan sehat jasmani, berjiwa sosial dan memiliki kemandirian, agar mereka tumbuh menjadi generasi masa depan juara.

Ngabring ka Sakola merupakan gerakan berjalan kaki secara berkelompok dalam perjalan menuju/dari sekolah, yang ditujukan untuk siswa-siswi di tingkat Sekolah Dasar.
Mengapa Ngabaso?
Kerentanan anak saat berlalu lintas. Daerah Jawa barat belum dapat dikatakan sebagai daerah ramah anak. Angka prevalensi obesitas anak masih tinggi. Kekerasan pada anak, termasuk penelantaran/pengabaian. Infrastruktur jalan yang belum ramah anak.

Target Ngabaso?
Untuk tahap awal, program ini akan secara fokus dilaksanakan di tingkat Sekolah Dasar (SD)/sederajat dalam wilayah Kabupaten dan Kota di Jawa barat. Tahap selanjutnya program ini diharapkan dapat juga diterapkan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat, Sekolah Menengah Atas (SMA/SMUN)/sederajat yang disesuaikan dengan kewenangan di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota hingga ke tingkat Kelurahan/Desa.

3 Dimensi Ngabaso?
Menumbuhkan partisipasi anak untuk turut berperan memecahkan persoalan rute perjalan ke/dari sekolah secara bersama dengan orang tua dan sekolah. Mendorong agar pemerintah mulai memberikan perhatian terhadap infrastruktur rute aman dan selamat dari/ke sekolah. Menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk turut serta melaksanakan perlindungan anak khususnya pada kelompok anak yang berjalan menuju dan dari sekolah.

Galeri